Akhir-akhir ini banyak pelanggan yg menggunakan Acer 4520 mengeluh karena laptopnya mati. Analisanya adalah karena memang ada bug di tipe ini, khususnya masalah VGA nvidia. ditambah lagi AMD Turion yang cenderung panas.
Gejala dan Penanganannya :
- Led Power Menyala Tapi Layar Tidak Tampil.
Selain masalah umum (memory, processor) yang paling sering terjadi adalah masalah vga, terkadang juga melemahnya IC Eeprommer sebagai pendukung bios.
Penanganan : Permasalahan VGA dapat di atasi dengan pengantian chip atau reball (mengganti bola-bola pondasi chip). Untuk melemahnya IC Eeprommer dengan memanaskan IC up to 100’C terkadang befungsi kembali walaupun bersifat temporer.
- Led Power Flash / Hidup Sebentar Langsung Mati.
Gejala ini terjadi akibat melemahnya PA penguat processor / vga. Terkadang longgarnya soket processor (kedudukan soket)dapat pula menjadi penyebabnya.
Penanganan : Penggantian PA soket processor (terkadang dengan mengganti processor) dapat menyelesaikan masalah. Tapi lebih murah melakukan penggantian penguatnya daripada mengganti processor itu sendiri.
- Layar Blank Putih
Gejala ini terjadi diakibatkan conector cable longgar, cable, kedudukan conector, yang terberat adalah kerusakan pada LCD atau ic splitter di mainboardnya.
Penanganan : Mengencangkan conector, mengganti cable, resoldering conector. Yang terberat adalah mengganti LCD atau ic spliter pada mainbordnya.
- Optical Drive Tidak Terdeteksi
Gejala ini terjadi akibat optical component yang rusak, conector (dua arah baik yang di optical device atau yang ada pada mainboard) atau IO controller pada mainboard sudah lemah.
Penanganan : Mengganti optical, resoldering conector atau mengganti IO chip pada mainboard.
Solusi bagi anda yang memiliki Acer Aspire 4520 mati total adalah :
1. Diservice (Biaya rendah, resiko kambuh lagi tinggi).
2. Mengganti mainboard (Biaya mahal, resiko mati lagi lebih kecil asalkan board bukan hasil reparasi).
3. Menjualnya setelah direparasi, agar harga tidak semakin jatuh.
Saran untuk Anda yang memiliki tipe ini dan masih normal :
1. Kami menyarankan anda untuk membeli cooling pad yang bagus.
2. Jangan menggunakannya dalam waktu terlalu lama di lingkungan panas.
3. Bawa ke tempat service untuk minta cleaning juga membantu menurunkan suhu untuk memperpanjang usia laptop anda atau kalau bisa anda kerjakan sendiri malah lebih bagus.
Demikian penjelasan tentang Cara Menangani Acer Aspire 4520 Mati Total, semoga bermanfaat….
Wednesday, June 29, 2011
Analisa Kerusakan Laptop
Mati atau Power Failure
Untuk kasus mati yang perlu anda cek pertama kali adalah batery laptop anda. Kemungkinan batery laptop anda habis total. Coba lakukan pengisian dan tunggu kira-kira 1/2 jam. Penyebab lain adalah adaptor laptop yang tidak berfungsi. Anda dapat cek dengan lampu indikator carger di laptop menyala ketika laptop di kasih adaptor. Jika lampu indikator tidak nyala, ada kemungkinan adaptor yang rusak ataupun konektor power boardyang rusak atau board laptopnya yang rusak. Kemungkinan lain board laptop mati total sehingga menyebabkan laptop mati total sama sekali.
Lampu power nyala tapi layar LCD tidak menampilkan gambar.
Coba cek dengan memasang monitor eksternal pada port VGA di laptop anda. Kemudian hidupkan laptop anda, jika laptop masih mati, kemungkinan kerusakannya adalah VGA, Prosessor, mainboard, IC BIOS, atau RAM yang kotor atau rusak. Coba lakukan cek satu per satu.
Dan jika monitor eksternal hidup dan tampil gambar dengan normal, kemungkinan kerusakan ada di inverter LCD, kabel flexibel LCD, ataupun LCD monitor anda. Jika kerusakan ada di Layar LCD, maka anda harus mengganti Layar LCD tersebut, karena layar LCD tidak bisa diperbaiki.
Masalah Pendinginan Laptop
Permasalahan umum yang sering dihadapi pemakai laptop adalah masalah panas, bagaimanapun juga panas adalah musuh utama dari laptop, hampir 75 % kerusakan laptop disebabkan panas yang berlebihan. Apalagi di dalam casing laptop hampir tidak ada ruang kosong semuanya dipenuhi dengan komponen. Masalah yang sering muncul dibagian ini adalah tersumbatnya saluran pembuangan panas pada heatsink karena tertutup oleh debu. Hal ini menyebabkan panas yang seharusnya dikeluarkan kembali masuk ke dalam laptop. Akibatnya suhu di dalam laptop meningkat dari yang seharusanya diperbolehkan. Hal ini dapat menyebabkan over heating pada VGA chip, Procesor, dan komponen mainboard laptop yang lain.
Masalah Port dan Konektor Power
Masalah ini juga sering terjadi. Hal ini diakibatkan oleh retaknya solderan yang ada di konektor ataupun port tersebut. Retaknya solderan disebabkan oleh panas dan umur dari laptop itu sendiri. Solusinya adalah melakukan solder ulang terhadap bagian yang mengalami keretakan solderan.
Semoga bermanfaat!
Subscribe to:
Posts (Atom)
